Tingkatkan Literasi, Pemko Pekanbaru Teken Nota Kesepahaman dengan Perpustakaan Nasional RI

oleh -216 views

Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bersinergi dalam pengembangkan perpustakaan untuk meningkatkan indeks literasi masyarakat melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Universitas Lancang Kuning, Selasa (26/01). 

Selain dengan Pemko, Perpusnas RI juga penandatanganan MoU dengan Pemerintah Propinsi Riau dan 15 perguruan tinggi se Propinsi Riau yang disaksikan secara daring oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kesepakatan ini dihadiri Kepala Perpusnas RI Muhammad Syarif Bando, Gubernur Riau, Syamsuar melalui Plh Sekdaprov Riau, Masrul Kasmy, Walikota Pekanbaru, Dr Firdaus, ST MT dan lainnya.

Syarif Bando dalam sambutannya menyampaikan adanya MoU diharapkan mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan SDM berkualitas melalui literasi. Dengan kerjasama ini memudahkan seluruh lapisan masyarakat membuka akses electronic book (e-book) hingga journal pada setiap perpustakaan di seluruh Indonesia.

“Prioritas perpustakaan adalah aksesbilitas. Buku boleh di Jakarta tapi aksesnya bisa dimana saja. Bertukar informasi bisa lebih mudah dengan adanya dukungan semua stakeholder,” kata Syarif Bando.

Komitmen Perpusnas RI untuk dapat mendigitalisasikan buku agar bisa diakses oleh masyarakat Indonesia juga didukung oleh Presiden RI, Joko widodo. “Buku yang telah dibeli copyright bisa digitalisasikan dan terkoneksi ke seluruh perguruan tinggi. Sama dengan buku milik Walikota Pekanbaru ini, bisa di e-book an agar jutaan orang bisa turut membacanya,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Pekanbaru mengatakan Indonesia berpeluang masuk menjadi negara tujuh besar kekuatan ekonomi dunia pada 2030 mengalahkan negara Jerman dan Inggris. Untuk mewujudkan hal tersebut tentunya diperlukan strategi pembangunan dengan mengedepankan SDM berkualitas dan didukung dengan SDA.

“Persoalannya ialah minat baca kita rendah. Berdasarkan statistik hanya satu persen saja yang suka membaca, sedangkan 99 persen tidak suka membaca. Komitmen Pemko dalam meningkatkan budaya membaca dan menulis melalui sosialisasi, inovasi, hibah maupun kerjasama yang kita lakukan hari ini. Karena membaca merupakan kunci mewujudkan SDM unggul dan berkualitas, ” kata Firdaus.

Komitmen Pemko Pekanbaru juga tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Perpustakaan. Instruksi Walikota Pekanbaru Nomor 03 Tahun 2019 Tentang Pengembangan Perpustakaan Kecamatan/Kelurahan di Lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.

Gambar Gravatar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

Informasi Lainnya :

Tentang Penulis: DISPUSIP Kota Pekanbaru

Gambar Gravatar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.