Sinopsis Buku Yang Terlupakan : Sejarah Pandemi In!uenza 1918 di Hindia Belanda

oleh -311 views

Mari mencegah penyebaran Covid 19 dengan tetap berada di rumah dan mengisi waktu luang dengan membaca buku, melalui perpustakaan digital milik Pemerintah Kota Pekanbaru. Segera unduh aplikasi iPekanbaru di playstore dengan scan barcode dibawah ini. Pelajari cara instal dan penggunaannya melalui pranala berikut ini :

https://dispusip.pekanbaru.go.id/cara-menggunakan-aplikasi-ipekanbaru-dan-join-epustaka/

Pengarang : Priyanto Wibowo; Magdalia Alfian ;Tri Wahyuning M.Irsyam; Kresno Brahmantyo; Harto Yuwono; Tubagus Arie Rukmantara dan Syefri Luwis
Penerbit : DEPARTEMEN SEJARAH FIB UI – UNICEF JAKARTA – KOMNAS FBPI
Genre : Sejarah
ISBN : xxx-xxx-xx-xxxx-x

Indonesia, sebagai salah satu wilayah berdaulat di dunia, akan dan tetap rentan terkena dampak pandemi influenza, Sejarah telah menegaskannya. Penelitian sejarah pandemi influenza 1918 di Hindia Belanda menyatakan bahwa negara ini punya berbagai pintu masuk untuk berjangkitnya wabah yang merebak di negara lain, seperti influenza; bahwa Hindia Belanda telah merespon pandemi flu tersebut; bahwa penanganan influenza harus melibatkan banyak sektor, tidak hanya kesehatan; bahwa ego individu dan kepentingan kelompok harus dikesampingkan apabila ingin merespin pandemi influenza dengan cepat agar dapat menyelamatkan sebanyak mungkin manusia. Oleh karena itu, kelanjutan penelitian mengenai sejarah penyakit semacam ini masih sangat diperlukan. Agar dapat digunakan sebagai bentuk peringatan, baik bagi pemerintah maupun masyarakat umum, tentang perlunya mencari sebanyak-banyaknya informasi dan referensi penanganan pandemi influenza pada masa lalu.
Dari berbagai laporan arsip dan paparan pemerintahan kolonial, influenza ternyata telah lama muncul di Hinda Belanda. Kejadian influenza di wilayah koloni Kerajaan Belanda ini menjadi Dalam banyak periode, berulangkali muncul setelah sekalian tahun tidak terdeteksi.
Namun, wabah influenza yang paling besar dampaknya adalah Pandemi Influenza 1918 atau yang dikenal sebagai Flue Spanyol. Wabah flu tersebut merupakan wabah penyakit yang terganas dalam sejarah umat manusia karena telah meminta korban jutaan orang. Diperkirakan antara 20 hingga 40 juta orang meninggal dunia karena wabah penyakit mematikan tersebut.

#AyoMembaca #BukuPerpustakaanUmumKotaPekanbaru #DispusipPekanbaru

#salamLiterasi #ayokeperpustakaan #Ayomembaca #perpustakaan #kearsipan

#budayabaca #perpussemakinbaik #mobilkelilingperpustakaan #Indonesia

#Dispusip #Pekanbaru #AyoKePerpustakaan #AyoJagaArsip #TertibArsip

#perpustakaan #pustaka #pustakawan #arsip #dokumen #library #librarian #book

#archive #history #bandarayamelayu #bandarserimelayu #BICorner

#SalamLiterasi #SalamSmart #Sinopsis #SinopsisBuku

BACA & PINJAM >>> GRATISSS

————————

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru

Jl. Dr. Sutomo No. 1 Pekanbaru.

Telpon : (0761) 859318

WA : 0813-7809-1515

Email : bpadkotapekanbaru@gmail.com

Website : https://www.dispusip.pekanbaru.go.id

Twitter : https://www.twitter.com/DispusipPKU

Facebook : https://www.facebook.com/dispusip.Pku

Instagram : https://www.instagram.com/dispusippku/

-SALAM SMART-

Gambar Gravatar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

Informasi Lainnya :

Tentang Penulis: DISPUSIP Kota Pekanbaru

Gambar Gravatar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.