Seandainya Rifdah Aliyah Jadi Walikota – Lomba Menulis

oleh -102 views
Rifdah Aliyah

Di mata saya, Pekanbaru adalah kota yang nyaman. Jalan rayanya besar dan bersih membelah sisi-sisi kota. Ruko-ruko berderet rapi di kiri-kanan jalan dengan halamannya yang luas, sehingga kendaraan tidak perlu parkir di bibir jalan, dan otomatis hal ini dapat mencegah kemacetan. Begitu pula jalan layangnya yang diberi cat warna-warni, membuat kota ini berbeda dengan kota-kota besar lainnya di negeri ini. Selain itu, pohon-pohon dan bunga-bunga yang tumbuh terawat di sepanjang jalur hijau membuat kita sejenak lupa akan panasnya udara. Belum lagi bangunan-bangunan baru dan masjid-mesjidnya yang megah terpelihara, membuat kesan Pekanbaru memang layak disebut sebagai kota madani.

Seandainya saya menjadi walikota Pekanbaru, maka saya akan menghimbau siswa-siswi pelajar di Pekanbaru untuk mempromosikan kebersihan dan keteraturan kota ini melalui akun media social mereka, baik itu Instagram, Twitter, Facebook, dll, agar bisa menjadi inspirasi kota-kota lain di Indonesia. Himbauan ini tentunya disertai dengan hadiah menarik bagi siswa-siswi yang promosinya paling keren pada setiap akhir pekan. Hadiah bisa berupa voucher menonton di XXI, atau voucher belanja di Mac. Donald, KFC, dll.

Di antara sekian banyak bangunan megah di Pekanbaru, terdapat sebuah bangunan cantik dengan pilar-pilarnya yang kokoh, cocok untuk dijadikan ikon kota Pekanbaru, yaitu: Pustaka Wilayah Suman HS. Bangunan megah yang berbentuk buku terbuka itu sungguh mencuri perhatian siapapun yang berkunjung ke Pekanbaru. Sayangnya, bila dibanding dengan kemegahan bangunannya, kunjungan ke perpustakaan ini terbilang kecil. Beberapa kali saya berkunjung ke perpustakaan tersebut seringkali perpustakaan ini sepi pengunjung, kecuali saat ada acara-acara seminar dan bedah buku.

Maka, seandainya saya menjadi walikota Pekanbaru, saya akan menjadwalkan kunjungan wajib ke perpustakaan Suman HS ini bagi setiap sekolah yang ada di Pekanbaru. Mulai dari TK sampai perguruan tinggi, bergiliran setiap hari. Dan setiap siswa diwajibkan punya kartu perpustakaan Suman HS ini. Bahkan kartu tersebut tidak hanya bisa digunakan di perpustakaan Suman HS saja, tapi juga bisa digunakan sebagai kartu diskon untuk berbelanja di toko buku Gramedia di seluruh Indonesia. Akibatnya, tidak hanya siswa-siswa di kota Pekanbaru, tapi yang di kota-kota lain di propinsi Riau bahkan mungkin dari propinsi-propinsi tetangga juga tertarik untuk berkunjung dan bergabung menjadi anggota di Perpustakaan Suman HS yang megah ini.

Selain infrastruktur buatan manusia seperti jalan, jembatan, dan bangunan-bangunan yang megah, di Pekanbaru juga ada prasarana buatan Tuhan yang menurut saya masih kurang mendapat perhatian, yaitu: Sungai Siak. Sungai ini membelah kota Pekanbaru menjadi dua bagian yang dihubungkan oleh tiga jembatan, masing-masing: Jembatan Siak 1, Siak 2 dan Siak 3. Konon katanya sungai Siak ini adalah sungai yang terdalam di Indonesia.

Jika saya walikota Pekanbaru, saya akan menjadikan sungai Siak ini sebagai sungai wisata. Kebersihannya akan dijaga sedemikian rupa, tak boleh ada sampah apalagi limbah. Tak ada tumbuhan liar yang mempersempit sungai. Saya akan membangun cottage-cottage (penginapan) di tepi sungai dengan konsep desa tradisional, sehingga ini bisa menjadi hiburan alternatif bagi warga Pekanbaru yang sehari-hari berhadapan dengan dunia modern, tanpa harus jauh-jauh pergi ke propinsi tetangga.

Semoga suatu hari nanti saya benar-benar bisa menjadi wali kota. Aamiin.

“Tulisan ini di ikut sertakan dalam Lomba Hari Jadi Kota Pekanbaru ke 233 Tahun 2017”

Rifdah Aliyah

Nama Penulis : Rifdah Aliyah

Nama Sekolah : SMA Islam As-Shofa

Gambar Gravatar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

Informasi Lainnya :

Tentang Penulis: DISPUSIP Kota Pekanbaru

Gambar Gravatar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.