Persaingan Semakin Ketat

RIAUPOS.CO – Lemah gemulai gerakan siswi SDN 36 dengan tari persembahannya membuka Sang Juara, Sabtu (16/1). Diiringi dengan live music, aksi mereka berhasil membuat seluruh penonton terperangah. Tak cukup disitu, selaku tuan rumah, SDN 36 juga menampilkan masterpiece mereka. Pertunjukan seni musik tradisional Melayu yang ditampilkan siswa pilihan SDN 36 semakin memompa semangat peserta dan penonton. Wajar saja rasanya pertunjukan musik SDN 36 mewakili Provinsi Riau di ajang FS2LN 2015.

persaingan semakin ketat

Usai pembukaan yang spektakuler, perlombaanpun dimulai. Lagi-lagi, sebagai peserta pertama, penampilan dari SDN 36 berhasil membuka aksi bercerita sambil membaca buku dengan apik. Siswa-siswa yang menjadi peserta juga tampak semangat bercerita di hadapan para penonton. Di meja depan tampak duduk Kepala SDN 36 Zulkarnaini SPd MM, Perwakilan Badan Perpustakaan dan Arsip Kota Pekanbaru, Manajer Pemasaran Riau Pos Hidayat Algerie, juri dari AKMR dan hadirin lainnya.

Mereka tampak kagum dan memberi tepuk tangan meriah kepada setiap peserta dari kelompok 3 yang bertarung dihari itu. Zulkarnaini menuturkan, sebagai Kepala SDN 36 dan tuan rumah, ia mendukung penuh kegiatan yang ditaja oleh Riau Pos bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau.

‘’Kami mendukung penuh dan merasa sangat terhormat terpilih menjadi tuan rumah di uji coba kali ini. Sebagai bentuk antusias dan dukungan kami, 18 siswa kami turunkan untuk beradu kemampuan di ajang Sang Juara. Jumlah tersebut menjadi jumlah siswa terbanyak yang mengikuti ajang Sang Juara dibanding sekolah lain,” ungkapnya.

Siswa SDN 36 juga dikatakannya sudah diberikan pembekalan khusus. Orangtua pun berpacu mengirim kupon dukungan. Terbukti, beberapa siswanya duduk di podium satu dengan dukungan kupon terbanyak.

Sementara itu, Sekretaris BPA Kota Pekanbaru Akmal Waldi menuturkan ke depannya kegiatan ini harus terus digalakkan. “Tak bisa dipungkiri, membaca adalah jalan untuk menjadi cerdas dan membuka wawasan. Jika ingin menjadi orang hebat, rajinlah membaca. Gerakan ini benar benar menanamkan cinta membaca kepada siswa sedari dini,” tambahnya.

Seperti uji coba pekan lalu, pekan ini BPA juga menurunkan 3 unit mobil pustaka keliling mereka untuk menemani siswa-siswi menghabiskan waktu di uji coba tersebut. Atas dukungan dari sekolah dan BPA, Manajer Pemasaran Riau Pos yang sekaligus menjadi Panitia Sang Juara menuturkan Hidayat Algerie rasa terima kasihnya.

‘’Antusias Sang Juara tahun ini memang luar biasa dibanding tahun sebelumnya. Uji coba yang setiap pekan kita lakukan selalu dihadiri peserta berbagai sekolah. Ini menunjukkan Gerakan Gemar Membaca sudah tersebar ke sekolah sekolah melalui ajang Sang Juara,”ungkapnya.

Sementara Lomba Bercerita Sambil Membaca berlangsung, pukul 13:00 WIB, sebanyak 100 siswa peserta Uji Cerdas beradu kemampuan menjawab soal soal yang telah disediakan Ganesha Operation. Mereka juga tampak tak ingin kalah dan begitu teliti menjawab soal demi soal.(eca)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

Informasi Lainnya :