Keluarga Cemara (Harta yang paling berharga adalah keluarga)

oleh -828 views

keluarga cemara 1

Keluarga Cemara pernah menghiasi layar televisi Indonesia sejak 1996 hingga 2005. Namun mendadak cerita keseharian yang bergantung pada penghasilan seorang penarik becak itu dihentikan. Adi Kurdi, pemeran Abah kini mengungkap alasannya. “Sebab jika semua orang mengikuti gaya hidup sederhana tokoh Abah, maka produk industri tidak ada yang mau membeli,” Meski hidup di kota, keluarga Cemara dikisahkan bahagia dengan hidup yang sederhana. Tanpa mobil, motor atau rumah, harta paling berharga bagi mereka adalah keluarga. Adi tak menampik, banyak pihak yang tidak suka dengan konsep itu. “Jangan Anda anggap semua suka,” tuturnya tentang cerita yang diangkat dari sebuah majalah itu. Namun ia tidak mengungkapkan lebih lanjut apakah itu hanya bercanda, dan siapa saja ‘haters’ Keluarga Cemara.

Namun kini Keluarga Cemara akan dikembalikan ke hadapan penonton Indonesia. Setelah kurang lebih 13 tahun, cerita yang dahulu serial televisi itu dijadikan film. Ceritanya, kata Adi, lebih fokus pada kehidupan Abah sebelum menjadi penarik becak. Ia mengungkapkan, dahulu Abah adalah seorang kaya. Ia bahkan punya perusahaan. Namun kemudian mereka jatuh miskin dan harus berhadapan dengan kehidupan di roda terbawah. Kisah saat Abah masih kaya dan belum ke Sukabumi itulah yang diangkat jadi film. “Saya sudah bertemu dengan Arswendo Atmowiloto dan para pemainnya,” ujar Adi.
Film layar lebar Keluarga Cemara memang akan diisi para pemain baru. Itu termasuk Ringgo Agus Rahman yang menjadi Abah, Nirina Zubir, Maudy Koesnaedi, Asri Welas, dan Zara JKT 48. Arswendo sebagai penulis Keluarga Cemara, telah membebaskan Visinema Pictures yang menggarap film itu, untuk bereksplorasi dengan ceritanya. Masalah yang dihadapi keluarga Abah pasti berbeda. Meski begitu, nilai-nilai yang diusung kebanyakan masih sama.
“Ada dua nilainya, kejujuran dan rasa syukur, bukan hanya lagu dari Keluarga Cemara itu yang melekat dalam ingatan. Karakter Emak, Abah, Euis, Ara dan Agil juga sangat ikonis. Yang juga diingat, ceritanya yang sederhana.

keluarga cemara

Sudah tahu belum kalau Keluarga Cemara, akan dibuat kembali dalam bentuk film? Para pemerannya sudah diumumkan, dan film remake Keluarga Cemara ini dijadwalkan tayang. Jadi kangen deh sama Keluarga Cemara versi 90-an yang menemani masa kecil kita. Apa kabarnya ya para pemeran sinetron lawas ini sekarang? Inilah kabar terkini 5 pemeran utama Keluarga Cemara.
1. Novia Kolopaking yang memerankan Emak sekarang fokus mendampingi suami berdakwah. Sosok Emak bagaikan ibu dan istri idaman bagi siapa saja. Selain penyayang dan lembut, ia juga setia terhadap suami dan selalu berjuang. Seorang wanita tangguh yang ada setiap saat untuk keluarganya. Tokoh Emak memang pernah diperankan oleh lebih dari satu orang aktris, namun yang paling membekas tentu peran memukau Novia Kolopaking. Sekarang, penyanyi dan aktris yang populer di era 80-90an ini telah meninggalkan gemerlap dunia hiburan yang glamor dan fokus mendampingi suami, Cak Nun. Novia Kolopaking juga kerap menjadi pengisi dalam pertunjukan Kiai Kanjeng.

2. Adi Kurdi pemeran Abah masih aktif di dunia seni peran tanah air. Abah digambarkan sebagai pria yang sabar, santun, dan bersahaja. Walau pernah sukses lalu jatuh miskin, ia mampu ikhlas dan menjalani kehidupan dengan legowo. Sosok panutan sebagai ayah banget nih. Abah diperankan oleh Adi Kurdi, aktor kawakan Indonesia dengan segudang pengalaman. Sampai saat ini ia masih aktif di dunia seni peran. Adi Kurdi sukses banget berperan sebagai ayah Adinia Wirasti di film Kapan Kawin. Film terbarunya adalah “Triangle the Dark Side” bersama Deddy Corbuzier.

3. Ceria Hade, pemeran Teh Euis jadi pegawai BUMN & ibu dari dua orang anak, Teh Euis adalah putri pertama Abah dan Emak. Anaknya tegar, disiplin, dan mengayomi kedua adiknya. Walau masih muda Euis sudah sadar diri untuk membantu kedua orang tua demi meringankan beban mereka. Tokoh remaja tangguh ini diperankan oleh Ceria Hade, yang pada saat itu memang aktif berperan dalam sejumlah drama keluarga. Sekarang Ceria sudah gak lagi aktif di dunia hiburan, ia menjadi istri dan ibu dari dua orang anak yang lucu-lucu. Teh Euis, eh Ceria, juga memilih bekerja di bidang perbankan.

4. Anisa Fujianti pemeran Ara “Cemara” sudah gak aktif di dunia hiburan, namun tetap cantik ya. Judul sinetron ini diambil dari nama si putri kedua, Ara, bukan tanpa alasan. Cemara adalah bocah yang polos namun juga penuh dengan impian, dan semangat yang tinggi. Ia anak yang gigih dan ingin membawa perubahan bagi kehidupan keluarganya. Tokoh Ara diperankan oleh aktris cilik Anisa Fujianti, saat awal bermain konon usianya baru 5 tahun lho! Namun kemampuan aktingnya sudah begitu ciamik dan penuh totalitas, ingat kan waktu kepalanya harus dicukur gundul? Sekarang Anisa tak lagi berkecimpung di dunia entertainment. Ia telah menikah dan memilih bidang pekerjaan di bidang swasta.

5. Puji Lestari pemeran Agil tumbuh dewasa jadi wanita memesona. Kalau Agil paling menggemaskan, ia adalah anak ragil alias bungsu dalam keluarga Emak-Abah. Selain lucu, ia juga usil dan kadang membuat masalah sehingga membuat hidup keluarga Cemara makin berwarna. Tipikal anak bungsu ngeselin tapi gemesin banget deh. Sekarang Puji Lestari yang memerankannya sudah menikah, ia pun telah meraih gelah Sarjana Pendidikan. Wah bikin kamu merasa tua gak sih?

Itulah kabar 5 pemeran utama Keluarga Cemara versi 90-an yang mau dibikin versi reborn-nya. Kamu penasaran gak dengan film remake yang akan tayang dalam waktu dekat ini?

Bukan hanya lagu dari Keluarga Cemara itu yang melekat dalam ingatan. Karakter Emak, Abah, Euis, Ara dan Agil juga sangat ikonis. Yang juga diingat, ceritanya yang sederhana.

Keluarga Cemara

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah

Terima kasih Emak
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti

Agil sama Ara! Teteh mau jualan opak dulu ya
Ya Teh…
Jangan lupa bilang sama Abah ya!
Ya Teh…
Ya,
Mau permen…
Permen, permen apa?
Permen apa aja…
A.., Teteh berangkat dulu ya…
Ya Teh…

Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga

Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah

Terima kasih Emak
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti

Gambar Gravatar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

Informasi Lainnya :

Tentang Penulis: DISPUSIP Kota Pekanbaru

Gambar Gravatar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.