Hari Kesaktian Pancasila 2021

oleh -50 views

Pekanbaru – Setiap 1 Oktober, selama 55 tahun ini kita terus memperingati Hari Kesaktian Pancasila. Tapi kenapa ?
simak penjelasan berikut ini.

Sejarah

Letnan Jenderal Anumerta Ahmad Yani, Mayor Jenderal Raden Soeprapto, Mayor Jenderal Mas Tirtodarmo Haryono, Mayor Jenderal Siswondo Parman, Brigadir Jenderal Donald Isaac Panjaitan, Brigadir Jenderal Sutoyo Siswodiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean. Apakah kalian pernah mendengar nama-nama tersebut ?

Mereka adalah enam jenderal dan satu perwira TNI yang menjadi korban pembantaian pada 1965-1966. Peristiwa ini berawal dari Gerakan 30 September (G30S) / PKI yang membunuh dan memasukan mereka ke sumur Lubang Buaya di Jakarta Timur, karena dianggap akan melakukan kudeta terhadap Soekarno melalui Dewan Jenderal.

Baru pada 4 Oktober 1965, jenazah mereka ditemukan dan diangkat dari sumur Lubang Buaya dengan kedalaman kurang lebih 12 meter oleh oleh satuan Resimen Para Anggota Komando Angkatan Darat (RPKAD).

Presiden ke 2 Republik Indonesia, Soeharto mengambil satu langkah tegas dengan membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang dituduh sebagai dalang di balik G30S dan melarang setiap kegiatan organisasi ini, seperti menyebarkan paham atau ajaran komunisme. Untuk para korban, Presiden menetapkan ketujuhnya sebagai pahlawan revolusi.

Penetapan Hari Kesaktian Pancasila dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Darat tertanggal 19 September 1966 dan Soeharto yang saat itu menjabat Menteri Utama Bidang Pertahanan dan Keamanan mengeluarkan Surat Keputusan Nomor Kep/B/134/1966 tertanggal 29 September 1966 menetapkan Hari Kesaktian Pancasila diperingati oleh seluruh slagorde (jajaran) Angkatan Bersenjata dengan mengikutsertakan angkatan lain serta masyarakat.

Barulah peringatan Hari Kesaktian Pancasila untuk pertama kalinya dilaksanakan pada 1 Oktober 1996 di Lubang Buaya, Jakarta. Tempat terjadinya peristiwa pembantaian.

Tema “Indonesia Tangguh Berlandaskan Pancasila”

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun instagram @jokowi pada Jumat (1/10/2021) menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila dijadikan momentum untuk mengenang peristiwa kelam yang pernah terjadi di Indonesia. Sekaligus mengingatkan bahwa Indonesia memiliki kekuatan dalam menghadapi setiap tantangan.

“Ideologi Pancasila dengan segenap nilai yang dikandungnya memandu bangsa ini untuk menghadapi berbagai bentuk tantangan meskipun datang di zaman yang berbeda,” tulis Jokowi.

Gambar Gravatar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

Informasi Lainnya :

Tentang Penulis: DISPUSIP Kota Pekanbaru

Gambar Gravatar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.