Celana Tak Berpisak: Apresiasi untuk Riau

oleh -329 views
Celana Tak Berpisak: Apresiasi untuk Riau
Celana Tak Berpisak: Apresiasi untuk Riau
Celana Tak Berpisak: Apresiasi untuk Riau
Celana Tak Berpisak: Apresiasi untuk Riau

Riau merupakan salah satu negeri yang memiliki tokoh-tokoh sejarah dan kebudayaan yang cukup dikenang. Orang Riau ikhlas memberi kepada tanah negerinya, bukan sekedar materi, bahkan warisan pemikiran, budaya dan karya-karya tekstual pun banyak tercatat dalam sejarah. Apa yang dulu dilakukan oleh Sultan Syarif Kasim II, Raja Ali Haji, Soeman Hs, hingga masa almarhum Tennas Efendy dalam mewariskan nilai-nilai kebudayaan orang melayu, hingga kini tetap dilakukan oleh tokoh-tokoh Riau masa kini. Griven H Putra sebagai salah satu sastrawan Riau melakukan hal serupa meskipun dalam teks dan konteks yang berbeda.

Celana Tak Berpisak bisa dikatakan sebuah catatan suara hati anak Riau yang ingin mengapresiasi tanahnya sendiri. Sebuah buku yang dilahirkan oleh Griven H Putra mengangkat beberapa hal penting dalam sejarah dan kebudayaan Riau. Memang tak semuanya kumpulan esai dalam buku tersebut bersuara tentang Riau, tetapi benang merah berhasil dikumpulkan penulis, yakni dengan menyatukan antara Indonesia, Riau, Melayu dan sikap nasionalisme.

Beberapa esai yang patut menjadi teks bacaan orang Riau dalam buku ini di antaranya adalah Seniman Riau sudah Wafat?, Selamatkan Dewan Kesenian, Pustaka Soeman Hs?, Khazanah Melayu-Islam, Melayu dan Pendidikan Karakter, Jalan Pulang: Pelangi Sastra Riau Terkini, Selamat Jalan Ayahanda Tenas, Tahniah kepada Balai Bahasa, Usaha Menuju Riau Pusat Budaya Melayu, dan sebagainya.

Isi Buku Celana Tak Berpisak
Mungkin masih banyak yang penasaran, apa saja sih isi buku Celana Tak Berpisak karya Griven H Putra yang fenomenal tersebut? Ada banyak hal yang dibincangkan penulis, apa yang ada di pikirannya, pada apa yang ia saksikan, dan pada apa yang ia rasakan tentang Riau, Melayu, Islam dan Indonesia. Bahkan begitu terasa, apa yang ingin disampaikan penulis dalam buku ini begitu jelas dan kuat, di antaranya adalah:

  1. Membangkit Kejayaan Riau Melalui Sastra
    Riau identik dengan literasi budaya dan kewargaan yang begitu kuat. Salah satunya adalah kekayaan sastra Riau yang terus terjaga dari generasi ke generasi. Dalam beberapa judul dan tema yang diangkat, Griven menunjukkan sikap optimis tentang kejayaan sastra Riau hingga masa akan datang. Meskipun dalam beberapa hal Griven tetap mengkritik hal-hal yang perlu diperbaiki. Mewujudkan Riau yang berjaya, perlu didukung dengan kejayaan sastra orang Riau sendiri.
  2. Kejayaan Melayu, Kejayaan Islam
    Griven dengan latar belakang religiusitas yang kuat menjadi salah satu pengarang yang menyuarakan kejayaan Melayu adalah kejayaan Islam. Peradaban Melayu akan semakin berjaya dengan peradaban Islam yang masuk. Melayu bangkit dengan nilai-nilai Islam yang konsisten dijalankan.
  3. Apresiasi Karya Sastra
    Membincangkan Riau tak pernah luput dari karya sastra maupun tokoh-tokohnya. Termasuk para budayawan yang melekatkan sastra pada karya-karya mereka. Dalam buku Celana Tak Berpisak, penulis pun mengapresiasi beberapa karya sastra tekstual hingga tokoh-tokoh yang berperan penting dalam kejayaan sastra dan budaya Melayu di Riau. Tulisannya menunjukkan sosok Griven sebagai seorang yang gemar berguru kepada siapa saja, terutama tokoh-tokoh Riau yang berkontribusi banyak hal untuk Melayu.

Rekomendasi untuk Orang Riau
Celana Tak Berpisak menjadi perbincangan banyak kalangan, bukan hanya kalangan akademisi, budayawan atau kalangan intelektual lainnya, bahkan seorang ibu rumah tangga pun penasaran dengan judul yang disematkan penulis dalam bukunya tersebut, Celana Tak Berpisak.

Buku ini sangat direkomendasikan untuk dibaca orang Riau. Apalagi jika Anda seorang aktivis, pegiat sastra dan budaya. Sebab inilah pemikiran murni dan jujur. Griven berpikir independen dalam karya-karyanya. Ia mengedepankan rasa dan naluri kebenaran dalam setiap hal yang ingin ia sampaikan. Tak banyak orang yang bisa berbicara jujur, apalagi dalam karya-karyanya.
Bagi kalangan akademisi seperti kampus, komunitas atau yang lainnya, Celana Tak Berpisak menjadi salah satu buku yang direkomendasikan untuk dibedah hingga menjadi bahan penelitian. Ditulis setiap minggu, lalu dikumpulkan sekian tahun membuat tulisan-tulisan dalam buku ini begitu kontekstual. Melihat kembali sejarah di masa lampau bisa dilakukan dengan membaca buku karya sastrawan asal Pelalawan ini.

Buku Celana Tak Berpisak karya Griven H. Putra dapat dibaca dan dipinjam secara gratis di :
Perpustakaan Umum Kota Pekanbaru
Jl. Dr. Sutomo no. 1 Gobah
Sukamulia – Sail
Pekanbaru

Buka setiap hari :
Senin – Rabu : 08.00 – 15.00 wib
Kamis – Jumat : 08.30 – 16.00 wib
Sabtu – Minggu : 09.00 – 14.00 wib

Tutup jika hari libur nasional

Gambar Gravatar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

Informasi Lainnya :

Tentang Penulis: DISPUSIP Kota Pekanbaru

Gambar Gravatar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.