Peran Strategis Perpustakaan Sekolah dalam Mengatasi Tantangan Era Digital

oleh -172 views

Pekanbaru – Era digitalisasi telah menghadirkan banyak kemajuan, tetapi juga tantangan baru dalam mengelola informasi. Penyebaran hoaks atau berita bohong dan disinformasi secara cepat di media sosial seringkali menimbulkan kebingungan dan keraguan di kalangan masyarakat. Untuk mengatasi hal ini, peningkatan literasi digital menjadi sangat penting terutama di kalangan siswa.

Hal ini diperkuat dengan survei dari Katadata Insight Center (KIC) yang menyatakan bahwa 30 persen hingga 60 persen penduduk Indonesia terpapar hoaks saat menggunakan internet, sementara hanya 21 persen hingga 36 persen saja yang mampu mengenali hoaks tersebut. Untuk mengatasi dampak negatif dari arus informasi yang cepat ini, diperlukan pendidikan yang dapat memperkuat kemampuan kritis dalam menilai informasi yang ditemui di dunia maya.

Maka dari itu, pemerintah melihat pentingnya peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan dan pustakawan perpustakaan sekolah. Mengingat perpustakaan sekolah tidak hanya tempat untuk menyimpan buku, tetapi juga menjadi pusat informasi yang strategis bagi siswa dan guru dalam mengakses pengetahuan yang akurat dan terverifikasi.

Pada 29 Februari 2024 lalu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru mengadakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan Perpustakaan tingkat SD/MI, SMP/MTs Negeri dan Swasta se Kota Pekanbaru di Hotel Dafam. Dengan partisipasi sebanyak 15 peserta dari SD/MI dan 35 peserta dari SMP/MTs.

“Partisipasi peserta dalam kegiatan ini merupakan langkah awal yang penting dalam memperkuat peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan literasi digital,” Ungkap Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Hj. Erna Juita, SH,. M.Si.

Dalam sambutannya, Erna menekankan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan dalam mendukung pembangunan literasi digital di kalangan siswa. Perpustakaan sekolah yang mampu menyediakan sumber informasi terpercaya akan membantu siswa menjadi lebih cerdas dan kritis dalam menggunakan internet.

“Perpustakaan sekolah juga dapat menjadi tempat untuk mengembangkan minat baca siswa. Dengan menyediakan berbagai macam buku dan sumber informasi yang menarik lainnya. Pastinya perpustakaan sekolah dapat membantu siswa mengembangkan kebiasaan membaca yang akan sangat berguna bagi perkembangan akademik dan pribadi mereka,” jelasnya.

Peserta juga berkesempatan untuk melakukan visitasi ke Perpustakaan Dayung Serempak SDN 36 Pekanbaru dan Perpustakaan Rencah Literasi SMP Negeri 14 Pekanbaru. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan wawasan langsung tentang bagaimana pengelolaan perpustakaan yang efektif dan inovatif, serta memberikan inspirasi bagi peserta dalam meningkatkan kualitas perpustakaan di sekolah masing-masing.

Dengan demikian, perpustakaan sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam mengatasi tantangan era digital. Melalui peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan, diharapkan perpustakaan sekolah dapat menjadi lebih efektif dalam membantu siswa mengembangkan literasi digital mereka, sehingga mereka dapat menjadi lebih cerdas dan kritis dalam menghadapi informasi di era digital ini.

About the author

Gambar Gravatar

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

Tentang Penulis: DISPUSIP Kota Pekanbaru

Gambar Gravatar
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DISPUSIP) Kota Pekanbaru hadir sebagai salah satu wujud keseriusan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. DISPUSIP Kota Pekanbaru mengemban tugas untuk memberikan pelayanan yang terbaik di bidang perpustakaan dan Kearsipan.

No More Posts Available.

No more pages to load.